Kamis, 01 Januari 2009

Monovision Untuk Presbiopia

Bagi orang yang selalu berkacamata mungkin suatu saat ia akan merasakan bosan karena harus selalu tampil dengan mengenakan kacamatanya. Dan mungkin akan terpikir olehnya bagaimana caranya ia terlepas-bebas dari suatu 'beban' yang selalu mengganggu di pangkal ujung hidungnya tersebut... Mungkin pada langkah awalnya, ia akan mencoba alternatif lain yang cukup terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan penglihatannya, yaitu lensa-kontak !

Pilihan untuk menggunakan lensa-kontak ini bisa jadi dibilang tepat. Apalagi bila ukuran minusnya cukup lumayan tinggi sehingga membuat kacamatanya akan menjadi tampak lebih tebal serta berat. Tentunya dengan lensa-kontak ini diharapkan akan dapat memberikan banyak segi keuntungan yang berarti. Terutama sekali ia sangat efektif dari segi kosmetik untuk sebuah penampilan yang ia inginkan. Lagipula pemakainya pun akan lebih merasakan 'bebas-lepas' dalam melakukan aktifitasnya yang memerlukan banyak gerakan tubuh, misalnya ; olahraga, aksi panggung, dan kegiatan out-door lainnya.

Lalu bagaimana dengan orang yang juga memiliki ukuran baca, alias seseorang yang presbiopia ? Walaupun untuk ukuran jauhnya itu sudah dikoreksi dengan menggunakan lensa-kontak namun ia juga harus tetap membawa kacamata-bacanya kesana-kemari dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari.

Adalah suatu tehnik alternatif yang dapat mengatasi masalah seperti di atas secara efektif. Tehnik ini telah digunakan sejak tahun 1920, yang dikenal dengan tehnik Monovision untuk presbiopia. Prinsip kerja tehnik monovision ini, yaitu ; satu mata dikoreksi dengan 'ukuran jauh' (pada mata yang dominan), dan yang satu mata lagi digunakan untuk 'ukuran baca'.

Dalam hal ini, ketika kedua mata kita melihat objek yang jauh, maka mata yang terjelaslah yang akan dipilih oleh otak kita. Pada pandangan mata sebelahnya yang 'kabur' ia akan disupresikan. Demikian juga pada saat kita melihat dekat ataupun membaca, maka mata yang bekerja adalah mata untuk melihat objek dekat terjelas yang akan dipilih oleh otak.


Keuntungan monovision dengan Lensa-Kontak.....
  • Baik secara kosmetik, baik bagi orang yang suka besosialisasi.
  • Lebih mudah dan murah.
  • Penglihatan jarak jauh dan dekat dapat di optimalkan.
  • Pengguna dapat langsung menentukan apakah mereka suka atau tidak suka.
Tehnik monovision ini adalah pilihan yang cukup baik untuk mengkoreksi presbiopia dengan menggunakan lensa-kontak. Tingkat keberhasilannya dapat mencapai hingga 70%. Tehnik ini lebih disarankan untuk presbiop dini, dengan nilai addition (add+) lebih rendah dari +1.75. Namun untuk meggunakan tehnik ini sebaiknya dilakukan serta didiskusikan terlebih dahulu dengan ahli-mata yang anda percayakan (dokter-mata, optometris ataupun optician di optikal).


Sebagai contoh.....

Bagi orang yang memiliki resep kaca mata :
(R) S-3.50
(L) S-3.25
Dengan ukuran baca (addition='add+') adalah +1.50
Dalam pemeriksaan refraksi diketahui mata yang dominan adalah mata kanan (R).

Maka ukuran lensa-kontak yang digunakan adalah.....
(R) S-3.50
(L) S-1.75 (hasil penjumlahan ukuran 'L' dengan nilai 'add+')

Kesana-kemari tanpa harus membawa kacamata baca lagi.......!



Apakah kelemahan dari tehnik monovision ini....
  • Perlu proses adaptasi - penglihatan dengan hanya satu mata saja, untuk melihat jauh maupun untuk dekatnya.
  • Penglihatan 'Stereoskopik' menjadi berkurang.
  • Ke-'kontras'-an pada penglihatan menurun, terutama untuk penglihatan di malam hari.
  • Kesulitan untuk penglihatan jarak menengah (medium).
  • Perlu perawatan untuk lensa-kontak.
  • Kontra indikasi ; bagi seseoran yang memiliki Ambliopia (mata-malas), penyakit mata akut atupun kronis, penyakit pada kelopak mata serta kelainan kelenjar airmata, dll.
Selamat mencoba....